Postingan

PWD 9 - Dasar PHP dan Pemrograman Sisi Server

Capaian Pembelajaran Pertemuan (Sub-CPMK)

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu:

  1. Menjelaskan konsep pemrograman sisi server (server-side programming).
  2. Memahami fungsi PHP dalam pengembangan web dinamis.
  3. Menjalankan file PHP menggunakan web server lokal.
  4. Menuliskan sintaks dasar PHP dengan benar.
  5. Menggunakan variabel, operator, percabangan, dan perulangan dalam PHP.
  6. Memproses data sederhana dari form HTML menggunakan PHP.

1. Pendahuluan

Pada pertemuan sebelumnya, mahasiswa telah mempelajari JavaScript untuk membuat website menjadi interaktif di sisi client (browser).

Namun, terdapat beberapa proses yang tidak dapat dilakukan hanya dengan JavaScript frontend, seperti:

  • Menyimpan data pengguna
  • Memproses login
  • Menghubungkan database
  • Mengelola file pada server
  • Memvalidasi data di server

Untuk kebutuhan tersebut digunakan bahasa pemrograman sisi server, salah satunya adalah PHP.

PHP merupakan bahasa pemrograman web yang sangat populer dan banyak digunakan untuk membangun website dinamis.


2. Pengertian PHP

PHP adalah singkatan dari:

PHP: Hypertext Preprocessor

PHP adalah bahasa pemrograman server-side yang dijalankan di web server.

Artinya:

  • Kode PHP diproses di server
  • Browser hanya menerima hasil akhirnya berupa HTML

3. Client-Side vs Server-Side

Client-SideServer-Side
Berjalan di browserBerjalan di server
Contoh: JavaScriptContoh: PHP
Mengatur interaktivitasMengolah data
Tidak langsung mengakses databaseDapat mengakses database

4. Cara Kerja PHP

Alur kerja sederhana PHP:

  1. Browser meminta halaman .php
  2. Server menjalankan kode PHP
  3. PHP menghasilkan HTML
  4. HTML dikirim ke browser

5. Persiapan Lingkungan PHP

PHP membutuhkan web server.

Software yang umum digunakan:

  • XAMPP
  • Laragon
  • WAMP
  • MAMP

Dalam praktikum biasanya digunakan:

XAMPP


5.1 Struktur Folder XAMPP

Folder project disimpan di:

1
htdocs/

Contoh:

1
htdocs/web-company-profile/

5.2 Menjalankan Server

Langkah:

  1. Buka XAMPP
  2. Jalankan Apache
  3. Akses browser:
1
http://localhost/

6. Struktur Dasar PHP

Kode PHP ditulis di dalam tag:

1
2
3
<?php
    // kode PHP
?>

Contoh:

1
2
3
<?php
    echo "Halo Dunia";
?>

7. File PHP

File PHP disimpan dengan ekstensi:

1
.php

Contoh:

  • index.php
  • proses.php

8. Menampilkan Output

PHP menggunakan:

1
echo

Contoh:

1
2
3
<?php
echo "Belajar PHP";
?>

Contoh lain:

1
2
3
<?php
echo "<h1>Selamat Datang</h1>";
?>

9. Variabel pada PHP

Variabel diawali simbol $.

Contoh:

1
2
3
4
<?php
$nama = "Andi";
$umur = 20;
?>

9.1 Aturan Penamaan Variabel

  • Diawali $
  • Tidak boleh diawali angka
  • Tidak boleh mengandung spasi
  • Bersifat case-sensitive

Benar:

1
$namaMahasiswa

Salah:

1
$1nama

10. Tipe Data Dasar PHP


10.1 String

1
$nama = "Budi";

10.2 Integer

1
$umur = 20;

10.3 Float

1
$nilai = 89.5;

10.4 Boolean

1
$aktif = true;

11. Operator pada PHP


11.1 Operator Aritmatika

1
2
3
4
$a = 10;
$b = 5;

$hasil = $a + $b;

Operator:

  • +
  • -
  • *
  • /
  • %

11.2 Operator Perbandingan

1
$a == $b

Jenis:

  • ==
  • !=
  • >
  • <
  • >=
  • <=

12. Percabangan pada PHP


12.1 if

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<?php

$nilai = 80;

if($nilai >= 75) {
    echo "Lulus";
}

?>

12.2 if else

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<?php

if($nilai >= 75) {
    echo "Lulus";
} else {
    echo "Tidak Lulus";
}

?>

13. Perulangan pada PHP


13.1 for

1
2
3
4
5
6
7
<?php

for($i = 1; $i <= 5; $i++) {
    echo $i;
}

?>

13.2 while

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php

$i = 1;

while($i <= 5) {
    echo $i;
    $i++;
}

?>

14. Form HTML dan PHP

PHP sering digunakan untuk memproses data form.


14.1 Form HTML

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<form action="proses.php" method="POST">

    <input type="text" name="nama">

    <button type="submit">
        Kirim
    </button>

</form>

14.2 Mengambil Data Form

File proses.php:

1
2
3
4
5
6
7
<?php

$nama = $_POST['nama'];

echo "Halo " . $nama;

?>

15. Metode GET dan POST

GETPOST
Data terlihat di URLData tidak terlihat
Cocok untuk pencarianCocok untuk form penting
Kapasitas terbatasKapasitas lebih besar

16. Komentar pada PHP

Komentar satu baris:

1
// komentar

Komentar banyak baris:

1
2
3
/*
Komentar panjang
*/

17. Best Practice Dasar PHP

  1. Gunakan nama variabel yang jelas
  2. Pisahkan file proses dan tampilan
  3. Gunakan indentasi rapi
  4. Gunakan metode POST untuk form penting
  5. Validasi data input pengguna

18. Kesalahan Umum

  • Lupa tanda ;
  • Salah penulisan $ pada variabel
  • File tidak disimpan sebagai .php
  • Apache belum dijalankan
  • Salah penulisan $_POST

Rangkuman

Pada pertemuan ini telah dipelajari:

  1. Konsep server-side programming
  2. Fungsi PHP dalam pengembangan web
  3. Struktur dasar PHP
  4. Variabel dan operator PHP
  5. Percabangan dan perulangan
  6. Pemrosesan form menggunakan PHP
  7. Metode GET dan POST

PHP merupakan fondasi penting untuk membangun website dinamis yang dapat memproses data pengguna dan terhubung dengan database.


Referensi

Postingan ini dilisensikan di bawah CC BY 4.0 oleh penulis.