Skip to main content

Praktik Responsive Web Design dan Media Query

A. Tujuan Praktikum​

Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa mampu:

  1. Menerapkan konsep Responsive Web Design (RWD).
  2. Menggunakan media query untuk menyesuaikan tampilan website.
  3. Mengimplementasikan pendekatan mobile-first.
  4. Menyesuaikan layout Flexbox agar responsif.
  5. Mengoptimalkan tampilan website pada berbagai ukuran layar.

B. Deskripsi Proyek Semester​

Mahasiswa mengembangkan:

Website Company Profile & Sistem Pendaftaran Online Sederhana

Pada Tahap 6, proyek dikembangkan dengan menambahkan:

  • Desain responsif berbasis media query
  • Penyesuaian layout untuk mobile, tablet, dan desktop
  • Perbaikan tampilan navigasi pada layar kecil
  • Optimalisasi gambar dan elemen konten

Output tahap ini adalah website yang dapat ditampilkan dengan baik di berbagai perangkat.


C. Persiapan Alat dan Software​

Mahasiswa wajib menyiapkan:

  1. Text Editor

    • Visual Studio Code (direkomendasikan)
    • Notepad++
    • Sublime Text
  2. Browser

    • Google Chrome
    • Mozilla Firefox
  3. Fitur Developer Tools (Inspect Element)

  4. Proyek dari Praktikum Tahap 5

    Pastikan struktur proyek tetap:

    web-company-profile/
    │
    ├── index.html
    ├── profil.html
    ├── layanan.html
    ├── daftar.html
    │
    └── assets/
    ├── images/
    ├── css/
    │ └── style.css
    └── js/

D. Langkah-Langkah Praktikum​


LANGKAH 1 – Menambahkan Meta Viewport​

Buka semua file HTML, tambahkan pada <head>:

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

LANGKAH 2 – Mengatur Layout Default (Mobile-First)​

Buka style.css, ubah .container menjadi:

.container {
display: flex;
flex-direction: column;
}

👉 Default ditujukan untuk tampilan mobile.


LANGKAH 3 – Menambahkan Media Query untuk Tablet​

Tambahkan:

@media (min-width: 768px) {
.container {
flex-direction: row;
flex-wrap: wrap;
}

.box {
width: 48%;
}
}

LANGKAH 4 – Menambahkan Media Query untuk Desktop​

Tambahkan:

@media (min-width: 992px) {
.box {
width: 30%;
}
}

LANGKAH 5 – Membuat Gambar Responsif​

Tambahkan pada CSS:

img {
max-width: 100%;
height: auto;
}

LANGKAH 6 – Mengatur Navigasi Responsif​

Tambahkan:

nav {
display: flex;
flex-direction: column;
}

@media (min-width: 768px) {
nav {
flex-direction: row;
justify-content: center;
}
}

LANGKAH 7 – Menyesuaikan Form Responsif​

Tambahkan:

input, textarea, select {
width: 100%;
box-sizing: border-box;
}

LANGKAH 8 – Pengujian Responsive Design​

Gunakan fitur Inspect pada browser:

  1. Ubah ke mode mobile

  2. Ubah ukuran layar (responsive mode)

  3. Periksa:

    • Layout berubah sesuai ukuran
    • Tidak ada elemen terpotong
    • Navigasi tetap usable
    • Form tetap rapi

E. Standar Kode yang Wajib Dipenuhi​

Mahasiswa wajib memastikan:

  • Menggunakan meta viewport
  • Menggunakan minimal 2 media query
  • Menggunakan pendekatan mobile-first
  • Layout fleksibel (tidak fixed width)
  • Gambar responsif
  • Tampilan konsisten di semua halaman

F. Tugas​

Tambahkan:

  1. Menu mobile sederhana:

    nav a {
    display: block;
    padding: 10px;
    }
  2. Efek hover responsif:

    @media (min-width: 768px) {
    nav a:hover {
    background-color: #555;
    }
    }
  3. Tambahkan breakpoint tambahan (576px)


G. Refleksi Praktikum​

Jawab pertanyaan berikut:

  1. Apa fungsi media query dalam CSS?
  2. Apa itu mobile-first design?
  3. Mengapa responsive design penting dalam web modern?

H. Output yang Harus Dikumpulkan​

Mahasiswa mengumpulkan laporan praktikum yang menampilkan:

  1. Kode file style.css yang telah diperbarui.
  2. Screenshot tampilan halaman web ketika diakses di web browser desktop/mobile.
  3. Penjelasan mengenai praktikum yang telah dikerjakan.
  4. Jawaban dari soal refleksi di atas.

Format pengumpulan: PDF, Microsoft Word, atau Google Docs


Tahap berikutnya akan menambahkan JavaScript.