Skip to main content

Hardening Sistem dan Pengendalian Akses

  • Durasi: 1 Pertemuan (3 x 50 menit)
  • Tingkat: Dasar–Menengah

Capaian Pembelajaran

Setelah menyelesaikan praktikum ini mahasiswa mampu:

  1. Menjelaskan konsep System Hardening.
  2. Menerapkan prinsip Least Privilege.
  3. Mengelola akun pengguna dan grup pada Linux.
  4. Mengelola kepemilikan file dan direktori.
  5. Mengatur hak akses file dan direktori menggunakan chmod.
  6. Mengkonfigurasi akses SSH secara aman.
  7. Mengkonfigurasi firewall menggunakan UFW.
  8. Memverifikasi konfigurasi keamanan yang telah diterapkan.

Tujuan Praktikum

Mahasiswa mampu menerapkan mekanisme pengendalian akses pada sistem operasi Linux sehingga hanya pengguna yang berwenang dapat mengakses sumber daya sistem.


Dasar Teori

1. System Hardening

System Hardening merupakan proses mengurangi risiko keamanan dengan menghilangkan konfigurasi yang tidak diperlukan serta memperkuat konfigurasi keamanan sistem. Tujuan hardening:

  • mengurangi attack surface,
  • mencegah akses tidak sah,
  • meningkatkan keamanan sistem,
  • memenuhi kebijakan keamanan.

2. Principle of Least Privilege

Prinsip Least Privilege menyatakan bahwa setiap pengguna hanya diberikan hak akses minimum yang diperlukan untuk menjalankan pekerjaannya. Contoh:

  • Administrator memiliki hak penuh.
  • Operator hanya dapat mengelola layanan tertentu.
  • Pengguna biasa hanya dapat membaca data yang diizinkan serta tidak dapat mengubah konfigurasi sistem.

3. Authentication dan Authorization

  • Authentication menjawab pertanyaan "Siapa Anda?"
  • Authorization menjawab pertanyaan "Apa yang boleh Anda lakukan?"

4. Ownership pada Linux

Setiap file memiliki tiga atribut utama:

  • Owner
  • Group
  • Permission

Contoh:

-rw-r----- 1 student student laporan.txt

Keterangan:

BagianArti
student pertamaOwner
student keduaGroup
rw-r-----Permission

5. Permission Linux

Permission terdiri atas:

  • Read (r)
  • Write (w)
  • Execute (x)

Untuk:

  • Owner
  • Group
  • Others

Contoh:

-rwxr-x---

Peralatan

VM dari Praktikum 1:

  • Windows Host
  • Ubuntu Server (VM)

Software:

  • OpenSSH Server
  • OpenSSH Client / PuTTY / Terminal
  • UFW

Topologi

Praktikum ini menggunakan topologi yang telah disiapkan pada Praktium 1.

Internet

VirtualBox NAT Network

┌──────────────────┴──────────────────┐
│ │
Ubuntu Server Kali
192.168.56.10 192.168.56.20
│ │
└──────────────────┬──────────────────┘

VirtualBox Host-Only Network

Windows Host
192.168.56.1

Langkah Praktikum

A. Update Sistem

sudo apt update
sudo apt upgrade -y

B. Membuat User

Lihat user:

cat /etc/passwd

Buat user:

sudo adduser auditor

Buat grup:

sudo groupadd adminlab

Masukkan user:

sudo usermod -aG adminlab auditor

Verifikasi:

groups auditor

C. Pengujian Hak Akses

Masuk sebagai:

su - auditor

Coba jalankan:

sudo apt update

Diskusikan hasilnya.


D. Ownership File

Buat folder:

mkdir praktikum3

Buat file:

touch praktikum3/rahasia.txt

Lihat ownership:

ls -l praktikum3

Ubah owner:

sudo chown auditor praktikum3/rahasia.txt

Ubah owner dan group:

sudo chown auditor:adminlab praktikum3/rahasia.txt

Verifikasi:

ls -l praktikum3

E. Permission File

Login menggunakan akun user auditor. Atur permission berikut.

chmod 600 praktikum3/rahasia.txt

Login menggunakan user lain.

Apakah file dapat dibaca?


Ubah menjadi

chmod 644 praktikum3/rahasia.txt

Lakukan pengujian kembali.


Ubah menjadi

chmod 777 praktikum3/rahasia.txt

Diskusikan:

Apakah konfigurasi tersebut aman?

Mengapa?


F. Permission Direktori

Buat direktori:

mkdir data

Atur:

chmod 700 data

Masuk sebagai user lain.

Apakah direktori dapat dibuka?


Ubah menjadi

chmod 755 data

Bandingkan hasilnya.


G. Tabel Permission

Lengkapi tabel berikut.

PermissionNilai
rwx
rw-
r-x
r--
-wx
-w-
--x
---

H. Hardening SSH

Periksa status:

sudo systemctl status ssh

Edit konfigurasi:

sudo nano /etc/ssh/sshd_config

Ubah:

PermitRootLogin no

Ubah:

Port 2222

Tambahkan:

AllowUsers auditor

Restart:

sudo systemctl restart ssh

Verifikasi:

sudo ss -tlnp

Pengujian dari Windows Host:

ssh auditor@192.168.56.10

Lakukan percobaan login menggunakan akun lain dan amati hasilnya.


I. Firewall

Aktifkan UFW.

sudo ufw enable

Izinkan SSH.

sudo ufw allow ssh
tip

Perintah di atas akan mengizinkan koneksi TCP di port 22 (port default ssh). Namun karena sebelumnya port ssh sudah diganti ke 2222, maka perintah yang lebih tepat adalah:

sudo ufw allow 2222/tcp

Izinkan HTTP.

sudo ufw allow 80/tcp

Lihat aturan.

sudo ufw status verbose

J. Audit Keamanan

Periksa:

User:

cat /etc/passwd

Port:

sudo ss -tuln

Firewall:

sudo ufw status verbose

SSH:

sudo systemctl status ssh

Studi Kasus

Sebuah server memiliki konfigurasi berikut:

-rwxrwxrwx database.sql

Jawablah:

  1. Apa risiko konfigurasi tersebut?
  2. Permission berapa yang lebih tepat? Apa alasannya?

Administrator juga menemukan file berikut:

-rwx------ id_rsa

Apakah konfigurasi tersebut sudah sesuai? Apa alasannya?


Tugas Praktikum

Tugas 1

Buat tiga akun berikut.

UsernameHak Akses
adminlabAdministrator
laboranLaboran
auditorUser biasa

Verifikasi grup masing-masing.


Tugas 2

Buat struktur direktori seperti berikut:

/home/auditor/
└──project/
├── laporan.pdf
├── backup.tar.gz
└── script.sh

Atur permission sehingga:

  • laporan.pdf hanya dapat dibaca dan diubah oleh pemilik.
  • backup.tar.gz dapat dibaca oleh anggota grup tetapi tidak dapat diubah.
  • script.sh dapat dieksekusi oleh seluruh pengguna, tetapi hanya dapat diubah oleh pemilik.

Sertakan hasil perintah:

ls -l

Tugas 3

Konfigurasikan SSH sehingga:

  • login root dinonaktifkan,
  • hanya akun auditor yang dapat login melalui SSH.

Lakukan pengujian menggunakan akun lain.


Tugas 4

Aktifkan UFW sehingga:

  • SSH diizinkan,
  • HTTP diizinkan,
  • seluruh koneksi masuk lainnya ditolak.

Laporan Praktikum

Laporan memuat:

  1. Tujuan praktikum.
  2. Dasar teori.
  3. Hasil pengelolaan pengguna dan grup.
  4. Hasil pengaturan ownership dan permission file.
  5. Hasil konfigurasi SSH.
  6. Hasil konfigurasi UFW.
  7. Analisis studi kasus.
  8. Jawaban tugas praktikum.
  9. Kesimpulan.

Rubrik Penilaian

KomponenBobot
Manajemen pengguna dan grup20%
Ownership (chown/chgrp)20%
Permission (chmod)20%
Hardening SSH15%
Firewall UFW15%
Laporan10%

Persiapan untuk Praktikum 4

Pada akhir praktikum, pastikan kondisi berikut telah terpenuhi:

  • Ubuntu Server telah diperbarui (apt update dan apt upgrade).
  • OpenSSH Server berjalan pada port 2222.
  • Firewall UFW aktif dengan aturan yang sesuai.
  • Buat snapshot VirtualBox dengan nama Praktikum-3 agar konfigurasi hardening dapat dipulihkan apabila terjadi kesalahan pada praktikum selanjutnya.

Dengan demikian, lingkungan laboratorium akan siap digunakan untuk implementasi Web Application Firewall (WAF) pada Praktikum 4.