Analisis Lalu Lintas Jaringan Menggunakan Wireshark
- Durasi: 1 Pertemuan (3 x 50 menit)
- Tingkat: Dasar
Capaian Pembelajaran Praktikum
Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa mampu:
- Menjelaskan konsep packet sniffing.
- Menggunakan Wireshark untuk menangkap paket jaringan.
- Menganalisis komunikasi TCP/IP.
- Mengidentifikasi berbagai protokol jaringan.
- Menjelaskan proses komunikasi client-server.
- Mengidentifikasi aktivitas jaringan yang berpotensi mencurigakan.
Dasar Teori
1. Monitoring Jaringan
Monitoring jaringan merupakan proses mengamati seluruh aktivitas komunikasi yang terjadi pada jaringan komputer. Tujuan monitoring:
- mengetahui kondisi jaringan
- mendeteksi gangguan
- menemukan aktivitas abnormal
- membantu investigasi insiden keamanan
2. Packet Sniffing
Packet sniffing adalah proses menangkap paket data yang melewati suatu interface jaringan. Informasi yang dapat diperoleh antara lain:
- Source IP
- Destination IP
- Port
- Protocol
- Payload (jika tidak terenkripsi)
- Timestamp
3. Wireshark
Wireshark merupakan perangkat lunak open source yang digunakan untuk melakukan analisis paket jaringan (packet analyzer). Kemampuan utama:
- menangkap paket secara real-time
- memfilter paket
- mengikuti aliran komunikasi (Follow TCP Stream)
- menganalisis ratusan protokol jaringan
4. TCP Three-Way Handshake
Proses pembentukan koneksi TCP terdiri dari tiga tahap:
Client Server
SYN ------------------------>
<------------------- SYN ACK
ACK ------------------------>
Jika tiga tahapan tersebut berhasil maka koneksi TCP terbentuk.
5. Protokol yang Akan Diamati
| Protokol | Fungsi |
|---|---|
| ARP | Resolusi alamat MAC |
| ICMP | Ping |
| DNS | Resolusi nama domain |
| TCP | Transport |
| HTTP | Web |
| HTTPS | Web terenkripsi |
| SSH | Remote login |
Peralatan
VM dari Praktikum 1:
- Windows Host
- Kali Linux (VM)
- Ubuntu Server (VM)
Software:
- Wireshark
- Web browser
Topologi
Praktikum ini menggunakan topologi yang telah disiapkan pada Praktium 1.
Internet
│
VirtualBox NAT Network
│
┌──────────────────┴──────────────────┐
│ │
Ubuntu Server Kali
192.168.56.10 192.168.56.20
│ │
└──────────────────┬──────────────────┘
│
VirtualBox Host-Only Network
│
Windows Host
192.168.56.1
Langkah Praktikum
A. Instalasi Wireshark
Pada Kali Linux jalankan:
sudo apt update
sudo apt install wireshark -y
Biasanya Wireshark sudah terpasang di Kali sudah secara langsung. Namun jika diperlukan instalasi, pastikan Kali terhubung ke Internet (pada topologi yang digunakan sekarang, Kali terhubung ke Internet melalui adapter 1 (NAT)). Wireshark juga bisa dijalankan di Windows maupun Ubuntu Server.
B. Menjalankan Capture
- Buka Wireshark.
- Pilih interface Host-Only.
- Klik Start Capture.
C. Praktikum 1 – Analisis ICMP
Pada Windows lakukan:
ping 192.168.56.10
Kemudian pada Wireshark gunakan filter:
icmp
Amati
- Echo Request
- Echo Reply
- Source IP
- Destination IP
- TTL
- Timestamp
D. Praktikum 2 – Analisis ARP
Hapus cache ARP.
Ubuntu / Kali:
sudo ip neigh flush all
Windows:
arp -d *
Lakukan kembali:
ping 192.168.56.10
Filter Wireshark:
arp
Amati
- Who has...
- MAC Address
- Broadcast
E. Praktikum 3 – Analisis TCP
Buka Terminal Windows, kemudian lakukan koneksi SSH ke Ubuntu Server.
ssh student@192.168.56.10
Masukkan password Cyber123!, kemudian jalankan beberapa perintah agar Wireshark menangkap paket datanya.
Filter:
tcp
Amati
- SYN
- SYN ACK
- ACK
Identifikasi proses three-way handshake.
F. Praktikum 4 – Analisis DNS
Jalankan perintah berikut pada Ubuntu Server atau Windows:
nslookup google.com
Filter Wireshark:
dns
Amati:
- Query
- Response
- Record Type
- TTL
TTL hanya bisa ditemukan di dalam peket respons DNS. Agar pencarian lebih mudah, gunakan filter dns.flags.response==1 di Wireshark.
G. Praktikum 5 – Analisis HTTP
Buka browser menuju:
http://neverssl.com
Pastikan Anda mengetikkan protokol http:// agar tidak diarahkan ke https://
Filter Wireshark:
http
Perhatikan:
- GET
- Response
- Status Code
- Header
H. Praktikum 6 - Follow TCP Stream
Klik salah satu paket HTTP.
Pilih:
Follow
→ TCP Stream
Amati:
- Header HTTP
- Request
- Response
I. Praktikum 7 – Analisis HTTPS
Buka:
https://example.com
Filter:
tls
Bandingkan dengan HTTP. Diskusikan:
- Mengapa isi data tidak dapat dibaca?
- Informasi apa saja yang masih dapat diamati?
Analisis Serangan Sederhana
Dari Kali lakukan:
ping -c 50 192.168.56.10
Amati:
- jumlah paket
- waktu
- grafik paket
Diskusikan apakah aktivitas tersebut dapat dibedakan dengan aktivitas pengguna biasa?
Latihan Filter Wireshark
Lengkapi tabel berikut.
| Tujuan | Filter |
|---|---|
| Ping | ... |
| DNS | ... |
| HTTP | ... |
| HTTPS | ... |
| TCP | ... |
| SSH | ... |
| ARP | ... |
Studi Kasus
Administrator menerima laporan bahwa server lambat.
Mahasiswa diminta menganalisis hasil capture dan menjawab:
- Protokol apa yang paling banyak muncul?
- Siapa alamat IP pengirim?
- Siapa alamat IP tujuan?
- Apakah ditemukan paket ICMP dalam jumlah besar?
- Apakah terdapat komunikasi HTTP?
- Apakah terdapat komunikasi HTTPS?
- Jelaskan kesimpulan hasil monitoring.
Tugas Praktikum
Tugas 1
Lakukan capture lalu lintas jaringan selama minimal lima menit saat melakukan aktivitas berikut:
- membuka situs HTTP,
- membuka situs HTTPS,
- melakukan ping.
Simpan hasil capture dalam format .pcapng kemudian isi tabel berikut berdasarkan hasil analisis.
| Parameter | Hasil |
|---|---|
| Jumlah paket | |
| Protokol terbanyak | |
| Source IP | |
| Destination IP | |
| HTTP ditemukan | Ya/Tidak |
| HTTPS ditemukan | Ya/Tidak |
| DNS ditemukan | Ya/Tidak |
Gunakan menu Statistics → Protocol Hierarchy dan Statistics → Endpoints.
Tugas 2
Bandingkan karakteristik lalu lintas HTTP dan HTTPS berdasarkan:
- informasi yang dapat dilihat pada Wireshark,
- tingkat keamanan,
- risiko terhadap kerahasiaan data.
Laporan Praktikum
Laporan memuat:
- Tujuan praktikum.
- Dasar teori singkat.
- Topologi jaringan.
- Hasil tangkapan layar setiap percobaan (ICMP, ARP, TCP, DNS, HTTP, HTTPS).
- Analisis three-way handshake.
- Hasil identifikasi protokol.
- Jawaban studi kasus.
- Kesimpulan.
Rubrik Penilaian
| Komponen | Bobot |
|---|---|
| Instalasi dan konfigurasi Wireshark | 10% |
| Keberhasilan menangkap paket | 20% |
| Analisis protokol | 30% |
| Penyelesaian studi kasus | 20% |
| Laporan praktikum | 20% |
Catatan
Praktikum ini menjadi jembatan menuju Praktikum 5 (Wazuh). Pada modul ini mahasiswa belajar melakukan analisis paket secara manual menggunakan Wireshark. Di modul-modul berikutnya, praktikum akan beralih ke pemantauan berbasis log dan Security Information and Event Management (SIEM), sehingga memahami perbedaan antara packet-level monitoring dan log/event-level monitoring, dua kemampuan yang saling melengkapi dalam operasional seorang Keamanan Siber Muda (Associate Cyber Security).