Skip to main content

Membangun Laboratorium Cybersecurity Virtual

  • Durasi: 1 Pertemuan (3 x 50 menit)
  • Tingkat: Dasar

Capaian Pembelajaran Praktikum

Setelah menyelesaikan praktikum ini mahasiswa mampu:

  1. Menjelaskan konsep Cybersecurity Laboratory.
  2. Menginstal VirtualBox sebagai platform virtualisasi.
  3. Membuat Virtual Machine.
  4. Menginstal Ubuntu Server.
  5. Menginstal Kali Linux.
  6. Menginstal Windows Client (opsional).
  7. Mengonfigurasi jaringan virtual.
  8. Melakukan komunikasi antar virtual machine.

Dasar Teori

1. Laboratorium Cybersecurity

Laboratorium Cybersecurity merupakan lingkungan terisolasi yang digunakan untuk melakukan simulasi serangan, pertahanan, monitoring, dan investigasi keamanan tanpa mempengaruhi jaringan sebenarnya. Pada mata kuliah ini, seluruh aktivitas akan dilakukan di dalam Virtual Machine.


2. Virtualisasi

Virtualisasi memungkinkan satu komputer menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan. Keuntungan virtualisasi:

  • hemat biaya
  • aman
  • mudah melakukan snapshot
  • mudah dikembalikan ketika terjadi kesalahan

Software virtualisasi yang umum digunakan:

  • Oracle VirtualBox (ini yang akan kita gunakan)
  • VMware Workstation Player

3. Arsitektur Praktikum

Diagram berikut menunjukkan arsitektur laboratorium yang akan dibangun dalam praktikum ini.

Internet

NAT Network
(Adapter 1)

┌────────────┴─────────────┐
│ │
Ubuntu Server Windows Client
│ │
└────────────┬─────────────┘

Host Only Network

Kali Linux

Konfigurasi Adapter

Virtual MachineAdapter 1Adapter 2
Ubuntu ServerNATHost-Only
Windows ClientNATHost-Only
Kali LinuxHost-Only-

Software yang Digunakan

SoftwareFungsi
VirtualBoxVirtualisasi
Ubuntu Server 24.04 LTSTarget Server
Kali LinuxSimulasi serangan dan analisis
Windows 11 EvaluationClient
PuTTY (opsional)Remote SSH

Spesifikasi Minimum

KomponenMinimum
CPU4 Core
RAM16 GB
SSD200 GB kosong
VirtualBoxVersi terbaru

Langkah Praktikum

A. Instalasi VirtualBox

  1. Download VirtualBox.
  2. Install dengan konfigurasi default.
  3. Restart komputer jika diminta.

B. Membuat Host-Only Network

Buka Oracle VirtualBox, klik menu File → Tools → Network Manager (atau gunakan tombol pintas Ctrl + H). Pada tab Host-only Networks, tambahkan jaringan:

192.168.56.1/24

DHCP dapat dinonaktifkan agar konfigurasi IP dilakukan secara manual.


C. Membuat Ubuntu Server

Spesifikasi

ParameterNilai
CPU2 Core
RAM4096 MB
Disk30 GB
Network Adapter 1NAT
Network Adapter 2Host Only

Install Ubuntu Server.

  • Hostname: server
  • User: student
  • Password: Cyber123!

D. Membuat Kali Linux

Konfigurasi

ParameterNilai
CPU2 Core
RAM4096 MB
Disk40 GB
Adapter 1Host Only

Hostname: kali


E. Membuat Windows Client

Konfigurasi

ParameterNilai
CPU2 Core
RAM4096 MB
Disk60 GB
AdapterHost Only

Konfigurasi IP

  • Ubuntu: 192.168.56.10
  • Kali: 192.168.56.20
  • Windows: 192.168.56.30
  • Subnet: 255.255.255.0
  • Gateway: Kosong (Host-Only)

Pengujian Koneksi

Dari Kali

ping 192.168.56.10

Dari Ubuntu

ping 192.168.56.20

Dari Windows

ping 192.168.56.10

Seluruh perangkat harus dapat saling berkomunikasi.


Snapshot

Setelah seluruh VM berhasil dibuat, buat snapshot dengan nama

Praktikum-1

Snapshot ini akan digunakan sebelum memulai praktikum berikutnya.


Tugas Praktikum

  1. Buatlah diagram topologi jaringan lab virtual yang digunakan dalam praktikum ini menggunakan aplikasi diagram (misalnya draw.io). JANGAN DIBUAT DENGAN AI !!

  2. Jelaskan fungsi masing-masing mesin virtual berikut.

    • Ubuntu Server
    • Kali Linux
    • Windows Client
  3. Lakukan pengujian konektivitas antar seluruh virtual machine menggunakan perintah ping dan dokumentasikan hasilnya dalam bentuk tangkapan layar.

  4. Bandingkan fungsi jaringan NAT, Host-Only, dan Bridged Adapter pada VirtualBox. Jelaskan kapan masing-masing mode jaringan lebih tepat digunakan dalam lingkungan laboratorium keamanan siber.


Laporan Praktikum

Laporan harus memuat:

  1. Tujuan praktikum.
  2. Spesifikasi komputer yang digunakan.
  3. Konfigurasi setiap virtual machine (CPU, RAM, Disk, dan Adapter Jaringan).
  4. Diagram topologi jaringan virtual.
  5. Hasil konfigurasi alamat IP.
  6. Hasil pengujian konektivitas antar mesin virtual beserta tangkapan layar.
  7. Analisis perbedaan mode jaringan NAT, Host-Only, dan Bridged.
  8. Kesimpulan.

Rubrik Penilaian

AspekBobot
Instalasi VirtualBox10%
Pembuatan VM20%
Konfigurasi jaringan20%
Pengujian konektivitas20%
Dokumentasi dan laporan20%
Kerapian dan ketepatan konfigurasi10%